Tampilkan postingan dengan label Dunia Asmara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Asmara. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Maret 2013

CARA MENGATASI PACAR YANG CEREWET


#1. Pegang tangannya.
Menurut penelitian, bersamaan dengan terjadinya sentuhan antara laki-laki dan perempuan, gesekan betapapun itu kecilnya mampu mengantarkan getaran gelombang mikro yang mampu merambat ke seluruh syaraf tubuh. Getaran ini akan diterjemahkan oleh otak dan turun ke jantung dan memompa darah dengan kecepatan yang kian meninggi.

#2. Tatap matanya dalam-dalam.
Tatap matanya dalam-dalam sembari melafazkan mantra tentang ketegasan di dalam hati. Yakinlah dengan ketajaman tatapan mata Anda yang tajam setajam silet.
Jangan berkedip sedetak pun, seolah Anda tak memberinya sedikit pun ruang untuk lolos dari tatapan mata Anda. Biarkan ia terhipnotis seiring mata Anda yang mulai berkaca-kaca karena lupa berkedip. Sedikit lagi..Anda akan berhasil menaklukkan kecerewetannya.

#3. Kecup keningnya dengan penuh penghayatan.
Dengan kondisi mata Anda yang mulai berkaca-kaca, segera kecup keningnya dengan penuh penghayatan. Biarkan kelembutan bibir Anda membekukan kebisingan yang pacar Anda ciptakan. Percayalah..., kecupan sakti Anda akan membuat pacar Anda terdiam terpaku.

#4. Bisikkan dengan lembut di telinganya: 'TAK SOBEK-SOBEK BIBIRMU..'
Tinggal selangkah lagi, sebagai finishing agar upaya Anda untuk mengatasi pacar yang cerewet sepenuhnya berhasil.
Pada kondisi pacar Anda terdiam terpaku karena kekuatan kecupan Anda yang membekas permanen, segera bisikkan dengan penuh kelembutan dan cinta: 'TAK SOBEK-SOBEK BIBIRMU..'.

Minggu, 03 Maret 2013

Penyebab ABABIL (ABG LABIL)

Dengan meluasnya penggunaan sosial media memunculkan fenomena yang unik terhadap ABG-ABG jaman sekarang. Istilahnya adalah Ababil atau lengkapnya ABG Labil.
Istilah ABG labil sering ditunjukkan kepada remaja yang sering sekali menunjukkan rasa galau, moody, karena psikis yang tidak stabil. Mereka cenderung mengungkapkannya pada sosial media dengan status-status yang galau tiap menit.
Banyak yang penasaran mengapa hanya ABG bisa Labil? Hal ini sudah diteliti oleh Para peneliti dari Pittsburgh University, AS. Dalam penemuan itu ditemukan bahwa dalam otak manusia terdapat dua bagian penting yang mengatur motivasi dan pembelajarkan, yaitu nucleus accumbens (NAc) dan dorsal striatum (DS). NAc memainkan penting dalam memproses keinginan dan balasan yang diharapkan setelah melakukan suatu hal, sedangkan DS mengontrol tindakan dan perilaku.
Dalam usia remaja sel-sel neuron dalam DS bekerja lebih aktif dibandingkan pada otak orang dewasa. Seharusnya kedua bagian ini bekerja dengan porsi yang sama di usia remaja dan dewasa.
Perbedaan kinerja sel neuron itu menyebabkan remaja dan orang dewasa merespon stimuli yang sama dengan cara berbeda. Dengan kinerja area DS dan sel neuron yang aktif, para remaja cenderung bertindak secara berlebihan, rentan akan hal yang adiktif dan perilaku impulsif. Hal ini juga menjawab mengapa para remaja lebih mudah terkena depresi, schizophrenia dan perilaku adiktif, seperti merokok atau mengonsumsi obat terlarang.
Salah satu anggota tim peneliti, Professor Bita Moghaddam mengatakan, “Kami percaya, adanya perbedaan kinerja otak di tahapan usia yang berbeda dapat menentukan tindakan dan menyebabkan rapuhnya psikis para remaja,” ujar mereka.
Kesimpulan akhir yang diperoleh dari penelitian yang juga dipresentasikan di konferensi Proceedings of the National Academy of Sciences menyebutkan bahwa perilaku dan psikis para remaja sangat kompleks. DS hanya satu dari sekian banyak bagian otak yang menyebabkan perilaku ini, sehingga dibutuhkan penelitian lebih lanjut.
Terima kasih sudah membaca artikel Penjelasan Medis Mengapa Banyak ABG Labil, Semoga bermanfaat

Rabu, 27 Februari 2013

Arti cinta ,rindudan cemburu dalam islam


Banyak orang berbicara tentang masalah ini tapi tidak sesuai dengan yang sebenarnya. Atau tidak menjelaskan batasan-batasan dan maknanya secara syar’i. Dan kapan seseorang itu keluar dari batasan-batasan tadi. Dan seakan-akan yang menghalangi untuk membahas masalah ini adalah salahnya pemahaman bahwa pembahasan masalah ini berkaitan dengan akhlaq yang rendah dan berkaitan dengan perzinahan, perkataan yang keji. Dan hal ini adalah salah. Tiga perkara ini adalah sesuatu yang berkaitan dengan manusia yang memotivasi untuk menjaga dan mendorong kehormatan dan kemuliaannya. Aku memandang pembicaraan ini yang terpenting adalah batasannya, penyimpangannya, kebaikannya, dan kejelekannya. Tiga kalimat ini ada dalam setiap hati manusia, dan mereka memberi makna dari tiga hal ini sesuai dengan apa yang mereka maknai.
Cinta (Al-Hubb)
Cinta yaitu Al-Widaad yakni kecenderungan hati pada yang dicintai, dan itu termasuk amalan hati, bukan amalan anggota badan/dhahir. Pernikahan itu tidak akan bahagia dan berfaedah kecuali jika ada cinta dan kasih sayang diantara suami-isteri. Dan kuncinya kecintaan adalah pandangan. Oleh karena itu, Rasulullah Sawmenganjurkan pada orang yang meminang untuk melihat pada yang dipinang agar sampai pada kata sepakat dan cinta, seperti telah kami jelaskan dalam bab Kedua.
Sungguh telah diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Nasa’i dari Mughirah bin Su’bah r.a berkata : “Aku telah meminang seorang wanita”, lalu Rasulullah Sawbertanya kepadaku : “Apakah kamu telah melihatnya ?” Aku berkata : “Belum”, maka beliau bersabda : “Maka lihatlah dia, karena sesungguhnya hal itu pada akhirnya akan lebih menambah kecocokan dan kasih sayang antara kalian berdua”
Sesungguhnya kami tahu bahwa kebanyakan dari orang-orang, lebih-lebih pemuda dan pemudi, mereka takut membicarakan masalah “cinta”, bahkan umumnya mereka mengira pembahasan cinta adalah perkara-perkara yang haram, karena itu mereka merasa menghadapi cinta itu dengan keyakinan dosa dan mereka mengira diri mereka bermaksiat, bahkan salah seorang diantara mereka memandang, bila hatinya condong pada seseorang berarti dia telah berbuat dosa.
Kenyataannya, bahwa di sini banyak sekali kerancuan-kerancuan dalam pemahaman mereka tentang “cinta” dan apa-apa yang tumbuh dari cinta itu, dari hubungan antara laki-laki dan perempuan. Dimana mereka beranggapan bahwa cinta itu suatu maksiat, karena sesungguhnya dia memahami cinta itu dari apa-apa yang dia lihat dari lelaki-lelaki rusak dan perempuan-perempuan rusak yang diantara mereka menegakkan hubungan yang tidak disyariatkan. Mereka saling duduk, bermalam, saling bercanda, saling menari, dan minum-minum, bahkan sampai mereka berzina di bawah semboyan cinta. Mereka mengira bahwa ‘cinta’ tidak ada lain kecuali yang demikian itu. Padahal sebenarnya tidak begitu, tetapi justru sebaliknya.
Sesungguhnya kecenderungan seorang lelaki pada wanita dan kecenderungan wanita pada lelaki itu merupakan syahwat dari syahwat-syahwat yang telah Allah hiaskan pada manusia dalam masalah cinta. Artinya Allah menjadikan di dalam syahwat apa-apa yang menyebabkan hati laki-laki itu cenderung pada wanita, sebagaimana firman Allah Swt :
["Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu : wanita-wanita, anak-anak,..."] Ali-’Imran : 14
Allah lah yang menghiasi bagi manusia untuk cinta pada syahwat ini, maka manusia mencintainya dengan cinta yang besar, dan sungguh telah tersebut dalam hadits bahwa Nabi Saw bersabda :
["Diberi rasa cinta padaku dari dunia kalian : wanita dan wangi-wangian dan dijadikan penyejuk mataku dalam sholat"] HR Ahmad, Nasa’i, Hakim dan Baihaqi.
Andaikan tidak ada rasa cinta lelaki pada wanita atau sebaliknya, maka tidak ada pernikahan, tidak ada keturunan dan tidak ada keluarga. Namun, Allah Swt tidaklah menjadikan lelaki cinta pada wanita atau sebaliknya supaya menumbuhkan diantara keduanya hubungan yang diharamkan, tetapi untuk menegakkan hukum-hukum yang disyari’atkan dalam bersuami isteri, sebagaimana tercantum dalam hadits Ibnu Majah, dari Abdullah bin Abbas r.a berkata : telah bersabda Rasulullah Saw:
["Tidak terlihat dua orang yang saling mencintai, seperti pernikahan"]
Dan agar orang-orang Islam menjauhi jalan-jalan yang rusak atau keji, maka Allah telah menyuruh yang pertama kali agar menundukan pandangan, karena ‘pandangan’ itu kuncinya hati, dan Allah telah haramkan semua sebab-sebab yang mengantarkan pada fitnah, dan kekejian, seperti berduaan dengan orang yang bukan mahramnya, bersenggolan, bersalaman, berciuman antara lelaki dan wanita, karena perkara ini dapat menyebabkan condongnya hati. Maka bila hati telah condong, dia akan sulit sekali menahan jiwa setelah itu, kecuali yang dirahmati Allah Swt.
Bahwa Allah tidak akan menyiksa manusia dalam kecenderungan hatinya. Akan tetapi manusia akan disiksa dengan sebab jika kecenderungan itu diikuti dengan amalan-amalan yang diharamkan. Contohnya : apabila lelaki dan wanita saling pandang memandang atau berduaan atau duduk cerita panjang lebar, lalu cenderunglah hati keduanya dan satu sama lainnya saling mencinta, maka kecondongan ini tidak akan menyebabkan keduanya disiksanya, karena hal itu berkaitan dengan hati, sedang manusia tidak bisa untuk menguasai hatinya. Akan tetapi, keduanya diazab karena apa yang dia lakukan. Dan karena keduanya melakukan sebab-sebab yang menyampaikan pada ‘cinta’, seperti perkara yang telah kami sebutkan. Dan keduanya akan dimintai tajawab, dan akan disiksa juga dari setiap keharaman yang dia perbuat setelah itu.
Adapun cinta yang murni yang dijaga kehormatannya, maka tidak ada dosa padanya, bahkan telah disebutkan olsebagian ulama seperti Imam Suyuthi, bahwa orang yang mencintai seseorang lalu menjaga kehormatan dirinya dan dia menyembunyikan cintanya maka dia diberi pahala, sebagaimana akan dijelaskan dalam ucapan kami dalam bab ‘Rindu’. Dan dalam keadaan yang mutlak, sesungguhnya yang paling selamat yaitu menjauhi semua sebab-sebab yang menjerumuskan hati dalam persekutuan cinta, dan mengantarkan pada bahaya-bahaya yang banyak, namun …..sangat sedikit mereka yang selamat.
Rindu (Al-’Isyq)
Rindu itu ialah cinta yang berlebihan, dan ada rindu yang disertai dengan menjaga diri dan ada juga yang diikuti dengan kerendahan. Maka rindu tersebut bukanlah hal yang tercela dan keji secara mutlak. Tetapi bisa jadi orang yang rindu itu, rindunya disertai dengan menjaga diri dan kesucian, dan kadang-kadang ada rindu itu disertai kerendahan dan kehinaan.
Sebagaimana telah disebutkan, dalam ucapan kami tentang cinta maka rindu juga seperti itu, termasuk amalan hati, yang orang tidak mampu menguasainya. Tapi manusia akan dihisab atas sebab-sebab yang diharamkan dan atas hasil-hasilnya yang haram. Adapun rindu yang disertai dengan menjaga diri padanya dan menyembunyikannya dari orang-orang, maka padanya pahala, bahkan Ath-Thohawi menukil dalam kitab Haasyi’ah Marakil Falah dari Imam Suyuthi yang mengatakan bahwa termasuk dari golongan syuhada di akhirat ialah orang-orang yang mati dalam kerinduan dengan tetap menjaga kehormatan diri dan disembunyikan dari orang-orang meskipun kerinduan itu timbul dari perkara yang haram sebagaimana pembahasan dalam masalah cinta.
Makna ucapan Suyuthi adalah orang-orang yang memendam kerinduan baik laki-laki maupun perempuan, dengan tetap menjaga kehormatan dan menyembunyikan kerinduannya sebab dia tidak mampu untuk mendapatkan apa yang dirindukannya dan bersabar atasnya sampai mati karena kerinduan tersebut maka dia mendapatkan pahala syahid di akhirat. Hal ini tidak aneh jika fahami kesabaran orang ini dalam kerinduan bukan dalam kefajiran yang mengikuti syahwat dan dia bukan orang yang rendah yang melecehkan kehormatan manusia bahkan dia adalah seorang yang sabar, menjaga diri meskipun dalam hatinya ada kekuatan dan ada keterkaitan dengan yang dirindui, dia tahan kekerasan jiwanya, dia ikat anggota badannya sebab ini di bawah kekuasaannya. Adapun hatinya dia tidak bisa menguasai maka dia bersabar atasnya dengan sikap afaf (menjaga diri) dan menyembunyikan kerinduannya sehingga dengan itu dia mendapat pahala.
Cemburu (Al-Ghairah)
Cemburu ialah kebencian seseorang untuk disamai dengan orang lain dalam hak-haknya, dan itu merupakan salah satu akibat dari buah cinta. Maka tidak ada cemburu kecuali bagi orang yang mencintai. Dan cemburu itu termasuk sifat yang baik dan bagian yang mulia, baik pada laki-laki atau wanita.
Ketika seorang wanita cemburu maka dia akan sangat marah ketika suaminya berniat kawin dan ini fitrah padanya. Sebab perempuan tidak akan menerima madunya karena kecemburuannya pada suami, dia senang bila diutamakan, sebab dia mencintai suaminya. Jika dia tidak mencintai suaminya, dia tidak akan peduli (lihat pada bab I). Kita tekankan lagi disini bahwa seorang wanita akan menolak madunya, tetapi tidak boleh menolak hukum syar’i tentang bolehnya poligami. Penolakan wanita terhadap madunya karena gejolak kecemburuan, adapun penolakan dan pengingkaran terhadap hukum syar’i tidak akan terjadi kecuali karena kelalaian dan kesesatan. Adapun wanita yang shalihah, dia akan menerima hukum-hukum syariat dengan tanpa ragu-ragu, dan dia yakin bahwa padanya ada semua kebaikan dan hikmah. Dia tetap memiliki kecemburuan terhadap suaminya serta ketidaksenangan terhadap madunya.
Kami katakan kepada wanita-wanita muslimah khususnya, bahwa ada bidadari yang jelita matanya yang Allah Swt jadikan mereka untuk orang mukmin di sorga. Maka wanita muslimat tidak boleh mengingkari adanya ‘bidadari’ ini untuk orang mukmin atau mengingkari hal-hal tersebut, karena dorongan cemburu. Maka kami katakan padanya :
  • Dia tidak tahu apakah dia akan berada bersama suaminya di surga kelak atau tidak.
  • Bahwa cemburu tidak ada di surga, seperti yang ada di dunia.
  • Bahwasanya Allah Swt telah mengkhususkan juga bagi wanita dengan kenikmatan-kenikmatan yang mereka ridlai, meski kita tidak mengetahui secara rinci.
Surga merupakan tempat yang kenikmatannya belum pernah terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga dan terbetik dalam hati manusia, seperti firman Allah Swt
["Seorangpun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyedapkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan"] As-Sajdah : 17
Oleh karena itu, tak seorang pun mengetahui apa yang tersembunyi bagi mereka dari bidadari-bidadari penyejuk mata sebagai balasan pada apa-apa yang mereka lakukan. Dan di sorga diperoleh kenikmatan-kenikmatan bagi mukmin dan mukminat dari apa-apa yang mereka inginkan, dan juga didapatkan hidangan-hidangan, dan akan menjadi saling ridho di antara keduanya sepenuhnya. Maka wajib bagi keduanya (suami-isteri) di dunia ini untuk beramal sholeh agar memperoleh kebahagiaan di sorga dengan penuh kenikmatan dan rahmat Allah Swt yang sangat mulia lagi pemberi rahmat.
Adapun kecemburuan seorang laki-laki pada keluarganya dan kehormatannya, maka hal tersebut ‘dituntut dan wajib’ baginya karena termasuk kewajiban seorang laki-laki untuk cemburu pada kehormatannya dan kemuliaannya. Dan dengan adanya kecemburuan ini, akan menolak adanya kemungkaran di keluarganya. Adapun contoh kecemburuan dia pada isteri dan anak-anaknya, yaitu dengan cara tidak rela kalau mereka telanjang dan membuka tabir di depan laki-laki yang bukan mahramnya, bercanda bersama mereka, hingga seolah-olah laki-laki itu saudaranya atau anak-anaknya.
Anehnya bahwa kecemburuan seperti ini, di jaman kita sekarang dianggap ekstrim-fanatik, dan lain-lain. Akan tetapi akan hilang keheranan itu ketika kita sebutkan bahwa manusia di jaman kita sekarang ini telah hidup dengan adat barat yang jelek. Dan maklum bahwa masyarakat barat umumnya tidak mengenal makna aib, kehormatan dan tidak kenal kemuliaan, karena serba boleh (permisivisme), mengumbar hawa nafsu kebebasan saja. Maka orang-orang yang mengagumi pada akhlaq-akhlaq barat ini tidak mau memperhatikan pada akhlaq Islam yang dibangun atas dasar penjagaan kehormatan, kemuliaan dan keutamaan.
Sesungguhnya Rasulullah Saw telah mensifati seorang laki-laki yang tidak cemburu pada keluarganya dengan sifat-sifat yang jelek, yaituDayyuuts’. Sungguh ada dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ath-Thabraani dari Amar bin Yasir r.a, serta dari Al-Hakim, Ahmad dan Baihaqi dari Abdullah bin Amr r.a, dari Nabi Saw bahwa ada tiga golongan yang tidak akan masuk surga yaitu peminum khomr, pendurhaka orang tua dan dayyuts. Kemudian Nabi menjelaskan tentang dayyuts, yaitu orang yang membiarkan keluarganya dalam kekejian atau kerusakan, dan keharaman.
Wallahu a’lam

revrensi :
RaisaHakim.com

Minggu, 17 Februari 2013

Baru Pacaran? Jangan Dulu Lakukan Hal Ini


jangan lakukan saat baru pacaran
Masa-masa awal pacaran adalah saat dimana perasaan cinta masih bergejolak dan membuat lupa diri. Kebanyakan pasangan yang baru jadian tersebut belum tahu atau bahkan menutup mata terhadap segala hal buruk yang kemungkinan bisa terjadi terhadap hubungan mereka.
Nah, untuk meminimalisir penyesalan karena tindakan yang tanpa pikir panjang saat awal pacaran, maka sebaiknya Anda jangan dulu lakukan hal ini bersama pasangan baru Anda:
Melakukan hal ini mungkin jadi godaan terbesar bagi sejoli yang baru pacaran, apalagi dengan usia yang masih muda. Namun sebisa mungkin Anda harus menghindari melakukan hal tersebut karena resiko kehamilan, penyesalan, serta berbagai dampak buruk lain menanti Anda.
  • 2. Berbagi pin ATM
Jika Anda berbagi pin ATM hanya karena pasangan Anda menginginkannya, maka sebaiknya Anda waspada. Tidak sedikit tindak kejahatan telah terjadi bermula dari hal ini.
Kebanyakan pasangan yang baru pacaran, mengatasnamakan kejujuran dengan berbagi pasword jejaring sosial milik mereka. Selama pasangan Anda tak menyalahgunakannya mungkin tak masalah. Namun telah banyak kasus pencemaran nama baik terjadi saat hubungan berakhir dan mantan pasangan menulis berbagai hal negatif di akun milik mantan pasangan mereka.
  • 4. Membuat tato permanen
Besarnya gejolak cinta yang dialami oleh pasangan baru kadang ingin mereka abadikan dengan membuat tato bersama. Ini juga sebaiknya tak Anda lakukan. Sebab siapa yang menjamin hubungan Anda akan langgeng, padahal tato itu bersifat permanen dan sulit dihapus.

Minggu, 03 Februari 2013

Cara agar pacar makin sayang


Agar Pacar Makin Sayang

13 Cara Agar Pacar Makin Sayang Sama Kamu Yuk kita simak Bersama :
1. Komunikasi Yang Intensif
Dengan teknologi yang sudah maju anda bisa sering menelpon dan mengirim sms ke dia dengan obrolan yang segar dan tidak membosankan. Usahakan bisa menelfon si dia setiap malam hari dengan tarif yang murah meriah sehingga anda dapat berlama-lama ngobrol dengannya berdua. Jika si doi sudah merasa nyaman dan senang ditelfon maka komunikasi yang anda lakukan dalam kondisi yang baik.

Cara Memutuskan Pacar dengan Cara Halus


  • 1. Bilang atau Ngomong baik-baik bahwa sudah tidak ada cinta lagi dan ingin menjadi teman saja. Tapi jangan buat doi patah hati dan stress, tapi buatlah situasi yang dia dapat menerimanya dengan senang hati.
  • 2. Ingin serius sekolah, kuliah atau kerja dengan break sementara (putus sementara). Nanti kalau sudah beres bisa diputuskan kembali apakah akan lanjut pacaran atau putus.
  • 3. Diomeli orang tua kita tidak boleh pacaran.
  • 4. Buat orang tua dan keluarga cewe atau cowo kita tidak senang sama kita dengan melakukan banyak hal yang dibenci seperti tidak sopan, bicara kasar, seenaknya sendiri, berlaga bego, dandanan semrawut, dll agar mereka melarang putrinya atau putranya berhubungan dengan kita.
  • 5. Berubah menjadi orang yang kasar, tempramental, mau menang sendiri dan senang melakukan tindak tidak terpuji yang tidak disukai dengan harapan si cewek atau cowok agar doi ilfil.
  • 6. Ngaku sudah dijodohin orang tua dan baru tahu dijidohin setelah ketahuan pacaran sama doi.
  • 7. Punya prinsip baru bahwa sebelum nikah kita harus mencari kandidat sebanyak mungkin. Jadi minta izin buat cari pacar lagi sebanyak mungkin dan dia pun boleh cari juga.
  • 8. Menghilang ke luar kota atau luar negeri tanpa kontak lagi.
  • 9. Minta tolong sama teman lawan jenis yang ganteng/cantik, seksi, pintar, dll untuk bohong bahwa dia adalah pacar kita sebelum dia dan belum putus. Minta kawan kita untuk bicara baik-baik agar doi mulai mencari pengganti kita.
  • 10. Mengaku dapat ramalan bahwa kita dan pacar tidak ada kecocokan dan diramalkan akan tidak sukses dalam berumah tangga.
  • 11. Pacaran lagi menduakan doi dan buat dia tahu agar doi marah dan memutuskan cintanya pada kita.

Kalau beragam cara sudah dilakukan tetapi dia tetap setia dan cinta mati sama kita berarti dia patut diperhitungkan jadi istri/suami kita karena jarang ada yang seperti itu. Ok semoga Bermanfaat !!

Jumat, 01 Februari 2013

Menikah Muda atau Menikah Mapan??

 

Banyak tetangga dan teman-teman saya yang menikah muda dan akhirnya berujung pada perceraian. Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum akhirnya